Breaking News
18:21
Advertisement

32 Atlet Santri Banyumas Siap Tempur di Porsadin VIII Jateng, Bidik Podium hingga Juara Umum

10 09 04.46.34
Bagikan
Lihat Tersimpan

BERSWARANEWS.id BANYUMAS – Bukan sekadar hadir, kontingen DPC Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kabupaten Banyumas datang dengan satu misi: bertanding, menaklukkan persaingan, dan membawa pulang prestasi. Sebanyak 32 atlet santri resmi bertolak menuju Porsadin VIII tingkat Provinsi Jawa Tengah 2026 di Kabupaten Tegal, Jumat (9/10/2026), dengan target menembus papan prestasi hingga membuka peluang merebut gelar juara umum.

Kekuatan Banyumas terdiri atas 15 atlet putra dan 17 putri, didampingi 30 ofisial. Mereka akan menguji kemampuan pada tiga cabang olahraga dan 13 cabang seni dalam kompetisi yang berlangsung 9–10 Oktober 2026. Satu bus pariwisata dan lima mobil pribadi maupun dinas mengantarkan rombongan menuju arena pertarungan.

Sebelum memasuki persaingan, rombongan menunaikan salat Jumat di masjid kawasan Jalan Lingkar Bumiayu. Doa menjadi bekal spiritual, tetapi di arena nanti, persiapan, konsentrasi, disiplin, mental bertanding, dan kemampuan mengeksekusi strategi akan menjadi penentu.

Ketua DPC FKDT Banyumas, Ustadz Muhammad Saifulloh, menegaskan bahwa kontingen tidak berangkat tanpa perhitungan. Seleksi dan pembinaan telah menjadi bagian dari persiapan untuk menghadapi lawan-lawan terbaik dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Tengah.

Targetnya jelas: memberikan penampilan maksimal dan membawa pulang prestasi setinggi mungkin.

“Kami mohon doa restu seluruh masyarakat Banyumas. Semoga perjalanan lancar, seluruh peserta sehat dan selamat, serta pulang membawa juara dan nama baik Kabupaten Banyumas,” ungkap Saifulloh.

Dukungan juga datang dari Kasi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kemenag Banyumas, H. Faisal Riza, S.Ag. Ia berharap kontingen mampu meningkatkan capaian sebelumnya dan membuka jalan bagi lebih banyak santri untuk melangkah ke kompetisi tingkat nasional.

10 09 04.45.30

Pesan Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono, yang dibacakan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Drs. Nungky Harry Rachmat, M.Si., menjadi pengingat bahwa ambisi meraih kemenangan harus berjalan seiring dengan karakter.

“Menang adalah sesuatu yang membanggakan, tetapi menjadi santri yang berakhlak mulia jauh lebih penting,” demikian pesan Bupati.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas, Dr. H. Ibnu Asaddudin, S.Ag., M.Pd., juga berharap para peserta mampu berjuang maksimal dan kembali membawa kemenangan. Doa dipimpin Wakil Ketua IV BAZNAS Banyumas, K.H. Kodir, S.H.I., M.Pd., mengiringi langkah kontingen menuju medan kompetisi.

Porsadin VIII mengusung tema “Mewujudkan Generasi Diniyah yang Cerdas, Sehat, dan Berbudaya”. Namun, ketika pertandingan dimulai, setiap atlet akan menghadapi ujian sesungguhnya: mengukur kemampuan, menjaga fokus di bawah tekanan, menghormati lawan, dan membuktikan hasil pembinaan melalui performa di arena.

Bagi Banyumas, 16 cabang yang diikuti bukan sekadar daftar nomor pertandingan. Semuanya adalah kesempatan untuk mengumpulkan prestasi, menguji kualitas pembinaan, dan mengibarkan nama daerah di panggung provinsi.

Doa telah dipanjatkan. Persiapan telah dijalankan. Kini, saatnya bertanding dan membuktikan.

Datang berjuang. Tampil maksimal. Rebut prestasi. Pulang membawa kebanggaan Banyumas. (Widhi)

Penulis

Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *