BERSWARANEWS.id BANYUMAS – Tiga remaja asal Desa Darmakradenan, Kecamatan Ajibarang, Kabupaten Banyumas, diduga menjadi korban pembegalan saat melintas di kawasan pertigaan Monumen Jenderal Sudirman, Kecamatan Karanglewas, Minggu (4/10/2026) sekitar pukul 01.30 WIB.
Ketiganya disebut baru pulang setelah nongkrong di kawasan Menara Pandang. Saat perjalanan pulang, mereka diduga dibuntuti dua orang tak dikenal yang mengendarai sepeda motor Honda PCX berwarna putih.
Informasi tersebut beredar melalui sejumlah akun media sosial, salah satunya grup Facebook Seputar Cilongok. Dalam unggahan itu disebutkan, kedua pelaku kemudian menghentikan paksa kendaraan korban di sekitar pertigaan Monumen Jenderal Sudirman.
Situasi berubah menjadi ancaman ketika salah seorang pelaku disebut mengaku sebagai anggota kepolisian. Pelaku juga diduga menodongkan senjata yang disebut sebagai pistol serta sebilah pisau kepada para korban.
“Pelaku ada dua orang, mengaku sebagai polisi, memakai motor PCX putih, dan menodongkan pistol serta pisau ke korban,” demikian keterangan dalam unggahan tersebut.
Di bawah ancaman itu, sepeda motor Honda Beat Deluxe Gen 2 yang digunakan korban dibawa pelaku. Dua telepon seluler milik korban juga dilaporkan turut raib.
Ketiga korban dilaporkan selamat. Namun, belum terdapat informasi terverifikasi mengenai kondisi fisik mereka, termasuk apakah ada yang mengalami luka dalam insiden tersebut.
Belum ada konfirmasi resmi kepolisian mengenai kronologi, identitas pelaku maupun status penanganan laporan atas dugaan pembegalan tersebut.
Jika dugaan penggunaan atribut atau pengakuan sebagai anggota polisi dalam aksi itu terbukti, modus tersebut menjadi bagian penting dalam penyelidikan karena menyangkut dugaan penyamaran untuk menguasai barang milik korban.
Polisi diharapkan segera mengungkap kejadian tersebut, termasuk menelusuri rekaman kamera pengawas di sekitar lokasi, kendaraan yang digunakan pelaku, serta memastikan jenis senjata yang diduga dipakai untuk mengancam korban.
Masyarakat, khususnya pengguna kendaraan bermotor yang melintas pada dini hari, diimbau meningkatkan kewaspadaan dan menghindari berhenti di lokasi yang sepi apabila merasa sedang dibuntuti kendaraan lain. (Widhi)





Tinggalkan Balasan