Breaking News
10:04
Advertisement

Suyudi Naik ke Puncak Polri, Konsolidasi dan Pembenahan Jadi Agenda Awal

10 02 08.05.19
Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto Naik ke Puncak Polri, Konsolidasi dan Pembenahan Jadi Agenda Awal. (istimewa)
Bagikan
Lihat Tersimpan

BERSWARANEWS.id JAKARTA – Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto langsung memasang agenda pembenahan setelah resmi memimpin Korps Bhayangkara. Usai dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Kapolri, Kamis (1/10/2026), Suyudi menempatkan konsolidasi internal, peningkatan pelayanan publik, penegakan hukum yang adil, dan kedekatan dengan masyarakat sebagai prioritas awal.

Suyudi dilantik di Istana Negara, Jakarta, menggantikan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Pada hari yang sama, pangkat Suyudi dinaikkan menjadi Jenderal Polisi.

Suyudi mengatakan konsolidasi internal akan dilakukan dengan mengevaluasi program yang telah berjalan. Program yang dinilai masih relevan akan dilanjutkan, sedangkan bagian yang membutuhkan perbaikan akan dibenahi.

“Kami akan melihat hal-hal yang mungkin masih bisa ditindaklanjuti dan masih cukup baik kita akan lanjutkan dan yang masih perlu diperbaiki kita akan perbaiki,” kata Suyudi seusai pelantikan.

Arah tersebut kemudian dipertegas melalui program “Polisi Bersama Masyarakat”. Suyudi mengatakan Polri harus hadir di tengah masyarakat, bukan sekadar menangani persoalan setelah gangguan keamanan terjadi.

“Tentunya kita akan mengedepankan upaya-upaya peningkatan pelayanan publik. Kemudian juga penegakan hukum yang adil dan juga kami berupaya untuk bisa lebih dekat kepada masyarakat,” ujarnya.

Menurut Suyudi, kedekatan polisi dengan masyarakat merupakan bagian mendasar dari pelaksanaan tugas kepolisian. Polisi dituntut mampu merespons persoalan masyarakat secara cepat dalam kerangka pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Untuk menentukan prioritas pembenahan, Suyudi menyatakan akan melakukan pemetaan persoalan di internal Polri. Evaluasi tersebut diarahkan untuk menyusun langkah kerja jangka pendek, menengah, hingga panjang sesuai strategi dan peta jalan Polri.

“Kita akan mencoba belanja masalah dan juga akan melakukan langkah-langkah yang kami anggap penting, menjadi prioritas kami tentunya dalam kerangka harkamtibmas,” katanya.

Narkotika hingga Judi Daring

Di luar agenda pembenahan internal, Suyudi juga menyebut sejumlah persoalan yang menjadi perhatian Presiden Prabowo. Narkotika, penyelundupan, judi daring, serta berbagai persoalan yang meresahkan masyarakat disebut sebagai isu yang harus mendapat perhatian Polri.

“Bapak Presiden selalu mengingatkan pada kami semua, terutama dalam berbagai kegiatan seperti juga kemarin pada saat rapat bersama, terutama terkait dengan masalah-masalah narkotika, kemudian penyelundupan, judi online, dan hal-hal lain yang menjadi keresahan di tengah masyarakat,” ujar Suyudi.

Dengan demikian, awal kepemimpinan Suyudi tidak hanya diarahkan pada pergantian pucuk pimpinan, tetapi juga konsolidasi internal dan penataan prioritas kerja. Pelayanan publik, penegakan hukum, kedekatan dengan masyarakat, serta penanganan kejahatan yang menjadi keresahan publik menjadi garis utama yang mulai ditegaskannya sejak hari pertama menjabat Kapolri. (Widhi)

Penulis

Widhi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *