Breaking News
17:47
Advertisement

Dhovan Oktavianton Gantikan Petrus Silalahi, Kursi Kapolresta Banyumas Berganti

10 12 03.26.07
Kombes Pol Dhovan Oktavianton, S.H., S.I.K., M.Si., sebelumnya menjabat Direktur Polisi Perairan dan Udara (Dirpolairud) Polda Jambi, ditunjuk sebagai Kapolresta Banyumas. (istimewa)
Bagikan
Lihat Tersimpan

BerswaraNews.id Banyumas – Tongkat komando Polresta Banyumas resmi berganti. Kombes Pol Dhovan Oktavianton, S.H., S.I.K., M.Si., yang sebelumnya menjabat Direktur Polisi Perairan dan Udara (Dirpolairud) Polda Jambi, ditunjuk sebagai Kapolresta Banyumas menggantikan Kombes Pol Petrus Parningotan Silalahi, S.H., S.I.K., M.H.

Petrus mendapat penugasan baru sebagai Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Gorontalo. Pergantian tersebut merupakan bagian dari mutasi dan rotasi besar-besaran di tubuh Polri yang turut menyentuh sejumlah pejabat utama dan kepala satuan wilayah di Polda Jawa Tengah.

Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Yuliyanto membenarkan mutasi tersebut. “Benar, terdapat mutasi dan rotasi terhadap sejumlah Pejabat Utama Polda Jawa Tengah serta beberapa Kapolres jajaran sebagaimana tertuang dalam Surat Telegram Kapolri,” katanya, Minggu (10/10/2026), dikutip DetikJateng.

Mutasi itu tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2251/X/KEP./2026 tertanggal 10 Oktober 2026. Sebanyak 199 perwira mengalami pergantian jabatan, termasuk enam pimpinan satuan kewilayahan di jajaran Polda Jateng.

Yuliyanto menyebut rotasi sebagai bagian dari pembinaan karier, penyegaran organisasi, dan peningkatan kinerja institusi. Kebijakan tersebut, kata dia, ditujukan untuk memastikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat tetap optimal.

Selain Banyumas, pergantian pimpinan juga terjadi di Polrestabes Semarang, Polresta Surakarta, Polres Wonogiri, Polres Tegal, dan Polres Salatiga.

Bagi Polresta Banyumas, pergantian pucuk pimpinan ini menandai dimulainya kepemimpinan baru dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Tantangannya bukan sekadar meneruskan program, melainkan memastikan penegakan hukum dan pelayanan kepolisian tetap profesional, responsif, serta dipercaya publik. (Widhi)

Penulis

Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *