Breaking News
17:01
Advertisement

Debut Golf dan Rugby, Banyumas Andalkan Atlet Potensial di Porprov Jateng 2026

10 13 12.05.16
Ilustrasi AI: Debut Golf dan Rugby, Banyumas Andalkan Atlet Potensial di Porprov Jateng 2026.
Bagikan
Lihat Tersimpan

BerswaraNews.id Banyumas – Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026 menjadi panggung pembuktian bagi kontingen Banyumas. Di tengah ambisi memperbaiki posisi klasemen, dua cabang olahraga yang untuk pertama kalinya dipertandingkan, golf dan rugby, membuka peluang baru bagi atlet Banyumas untuk menorehkan prestasi.

Banyumas menurunkan atlet potensial di kedua cabang tersebut. Di arena rugby, Zahra Putri Febriana bersama rekan-rekannya mematangkan persiapan melalui latihan intensif selama sekitar tiga bulan. Sementara di cabang golf, atlet muda berusia 13 tahun, Safran Akhila Yordi, menjadi salah satu wakil Banyumas yang siap menguji kemampuan di tingkat provinsi.

Kehadiran dua cabang anyar ini bukan sekadar menambah warna persaingan. Debut tersebut menjadi ujian bagi pembinaan olahraga daerah sekaligus kesempatan memperluas peluang prestasi Banyumas.

Rugby: Tiga Bulan Berlatih, Emas Jadi Target

Tim rugby Banyumas mematangkan persiapan melalui latihan rutin, bahkan hingga dua kali sehari. Program tersebut diarahkan untuk memperkuat kondisi fisik, mengasah teknik, dan membangun kekompakan sebelum menghadapi persaingan Porprov.

Zahra dan rekan-rekannya memasang target tertinggi meski rugby baru pertama kali masuk dalam kompetisi Porprov Jawa Tengah.

“Target kami emas,” ungkap Zahra dengan penuh semangat.

Namun, ambisi tersebut menuntut lebih dari sekadar kesiapan fisik. Rugby membutuhkan koordinasi antarpemain, pengambilan keputusan cepat, serta kemampuan menjaga konsistensi permainan di bawah tekanan.

Para atlet pun menempatkan pengendalian diri sebagai salah satu tantangan terbesar. Prinsip yang mereka pegang, “Yang paling berat adalah melawan diri sendiri,” menjadi pengingat untuk menjaga fokus, disiplin, dan kepercayaan diri ketika menghadapi lawan.

Debut di Porprov menjadi kesempatan bagi tim rugby Banyumas untuk membuktikan bahwa persiapan intensif dapat berbuah prestasi. Hasilnya sekaligus berpotensi menjadi pijakan bagi perkembangan rugby di Banyumas.

Golf: Atlet 13 Tahun Menguji Potensi

Di cabang golf, Banyumas menghadirkan potensi regenerasi melalui Safran Akhila Yordi, atlet berusia 13 tahun yang turut ambil bagian dalam Porprov 2026.

Keikutsertaan Safran menjadi bagian dari upaya memperkenalkan potensi atlet muda Banyumas di arena kompetisi tingkat provinsi. Bagi atlet seusianya, pengalaman bertanding dapat menjadi bekal untuk mengukur kemampuan, menghadapi tekanan kompetisi, dan meningkatkan jam terbang.

Golf menuntut ketepatan pukulan, konsentrasi, strategi, serta pengendalian emosi. Konsistensi menjadi faktor penting karena setiap keputusan dan pukulan dapat memengaruhi hasil akhir pertandingan.

Meski demikian, target medali, nomor pertandingan, dan rincian persiapan Safran belum dijelaskan secara lengkap. Karena itu, peluang prestasinya perlu dinilai berdasarkan hasil pertandingan, bukan semata-mata usianya yang masih muda.

Pembinaan dan Mental Bertanding Jadi Penentu

Kehadiran golf dan rugby menjadi bagian dari upaya Banyumas memperkuat prestasi olahraga secara keseluruhan. Sebanyak 404 atlet dan 105 pelatih kontingen Banyumas telah dikukuhkan dan dilepas Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono di Pendopo Si Panji, Purwokerto, Sabtu (10/10/2026).

Ketua Umum KONI Banyumas Arie Suprapto menegaskan, besarnya jumlah atlet harus berbanding lurus dengan prestasi.

“Harapannya bukan hanya besar kontingennya, tetapi besar juga prestasinya,” tegas Arie.

Untuk mendukung pencapaian tersebut, Banyumas menyiapkan pemusatan latihan, pemantauan kesiapan atlet, serta pembinaan mental melalui kegiatan character building. Sebanyak 33 cabang olahraga menjalani pemusatan latihan terpusat, sedangkan delapan cabang lainnya berlatih secara desentralisasi sesuai kebutuhan.

Bupati Sadewo juga meminta atlet bertanding dengan percaya diri, menjaga kekompakan, dan menghormati lawan. Pemerintah daerah turut menjanjikan bonus bagi atlet yang meraih prestasi, meski nominalnya belum dipastikan.

Pembuktian Dimulai di Arena

Porprov XVII Jawa Tengah 2026 dijadwalkan berlangsung pada 20–30 Oktober 2026 di wilayah Semarang Raya. Pertandingan dimulai pada 20 Oktober, sedangkan pembukaan resmi dijadwalkan pada 25 Oktober di Stadion Jatidiri, Semarang.

Bagi Banyumas, ajang ini bukan hanya tentang posisi klasemen, melainkan juga ukuran keberhasilan pembinaan dan kesiapan menghadapi persaingan antardaerah. Kehadiran golf dan rugby menambah pilihan jalur prestasi, tetapi peluang itu harus dijawab dengan performa nyata.

Tiga bulan latihan menjadi modal tim rugby, sementara keikutsertaan atlet muda di cabang golf mencerminkan potensi regenerasi. Keduanya menghadapi tuntutan yang sama: mengubah persiapan menjadi hasil.

Banyumas telah menyiapkan atlet dan strategi. Kini, arena Porprov akan menguji sejauh mana pembinaan, disiplin, dan mental bertanding mampu menghasilkan prestasi. (Widhi)

Penulis

Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *